Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) kembali menegaskan komitmennya sebagai kampus berdampak melalui pelaksanaan program kolaborasi internasional pengabdian kepada masyarakat. Sebanyak 13 mahasiswa dari dua universitas Eropa, Windesheim University of Applied Sciences (Belanda) dan University College Leuven-Limburg/UCLL (Belgia), hadir di Bali untuk menjalankan proyek sosial berbasis Sustainable Development Goals (SDGs). Kegiatan penerimaan dan orientasi mahasiswa internasional tersebut berlangsung pada Senin, 23 Februari 2026, di Auditorium Balingkang Confucius Institute, Kampus Undiksha.
Program yang dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kerja Sama Undiksha, Prof. Dr. Gede Rasben Dantes, S.T., M.T.I., bersama perwakilan Windesheim, Dr. Jannie Lenssen Botter, akan berlangsung selama tiga bulan. Sebanyak 11 mahasiswa dari Windesheim dan 2 mahasiswa dari UCLL akan mengikuti program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) di UPA Bahasa Undiksha. Mereka juga akan menjalankan proyek sosial dengan fokus pada empat isu utama, yaitu pendidikan, kesehatan, pemberdayaan masyarakat, dan pelestarian lingkungan di Kabupaten Buleleng.
Program internship dan social project ini merupakan wujud nyata dari implementasi Kampus Berdampak yang mengintegrasikan pendidikan, kolaborasi global, dan kontribusi sosial. Kolaborasi internasional seperti ini menjadi salah satu bentuk konkret peran perguruan tinggi sebagai agen utama dalam akselerasi capaian SDGs. Program ini direncanakan berlangsung selama 4 hingga 6 bulan ke depan, dengan harapan memberikan dampak positif bagi mahasiswa internasional, mahasiswa Undiksha, maupun masyarakat Buleleng.

